Rabu, 13 Oktober 2010

Digital Printing

Kebutuhan akan produk cetak-cetak seperti banner, liflet, brosur, kartu nama, stiker dan produk cetak yang lain sangatlah tinggi, terutama untuk perusahaan, event organizer, atau kalangan pelajar dan mahasiswa. Dengan semakn majunya teknologi, industri cetak-mencetak semakin mudah dan cepat. Mesin-mesin cetak berteknologi tinggi bermunculan, yang memungkinkan proses cetak dilakukan pada berbagai media dan dalam waku yang lebih cepat. Peluang untuk usaha ini masih terbuka dan prospeknya pun cukup bagus.

Dalam empat atau tiga tahun terakhir, industri cetak berbasis teknologi digital atau yang umum dikenal sebagai digital printing mewabah. Bermula dari kota-kota besar seperti Jakarta, Jogja, Surabaya dan Bandung, industri ini kini merambah ke berbagai pelosok di Indonesia.

Pemain bisnis ini tidak harus para pemilik modal dan tak punya mesin juga menggeluti bisnis ini dengan menjadi perantara alias broker. Mereka menawarkan jasa cetak digital dengan lebih mengandalkan tenaga karena harus pergi kesana kemari dari tempat konsumen ke lokasi cetak digital yang memiliki mesin.

Karyawan
Tentu harus ada yang pintar design. Bisa dua pilihan. Menyewa jasa seseorang yang memang sudah jago dulu untuk bisa saling belajar dan mengajari (tidak pelit bagi ilmu dengan pegawai lainnya) atau memang belajar dari awal sekali. Spesifikasi pekerjaan mencakup (contoh):
1. Design gambar, edit foto, desain spanduk,
2. Membuat, sablon kop surat, kartu nama, amplop
3. Cetak brosur, flyer, banner dan cetakan lainnya.

Masukan lainnya menyebutkan bahwa untuk masalah desain grafis, perlu diketahui adanya dua golongan disain grafis: operator atau yang memang creative designer.
Biasanya operator komputer bisa mengerjakan kerjaan grafis, tetapi (kebanyakan) untuk pekerjaan setting-an. Ini tidak diperlukan pendidikan formal, bisa belajar secara otodidak, yang penting kenal/tahu program-program grafis.

Adakalanya pekerjaan grafis tidak bisa dikerjakan oleh operator grafis seperti ini, namun perlu seorang creative designer yang salah satu tugasnya adalah membuat konsep desain.

Memulai Bisnis di Masa Pensiun

Peluang usaha apa saja yang bisa Anda lakukan, di tengah kesulitan ekonomi sekarang ini? Apa yang Anda bisa kerjakan di masa pensiun? Mungkin Anda ragu bila ingin memulai bidang usaha yang belum ada atau masih jarang dilakukan oleh sebagian orang. Namun, itu bukan berarti Anda tidak akan bisa sukses. Bisa juga Anda memulai bidang usaha yang sudah banyak dilakukan. Banyak orang ragu untuk memulai bidang usaha yang baru, tapi tak sedikit pula orang yang ragu untuk memulai bidang usaha yang sudah banyak dijalankan.

Masa pensiun, membuat para pensiunan berpikir untuk memulai bisnis. Dikarenakan pada masa itu menurunlah penghasilan, namun kebutuhan finansial yang masih cukup tinggi. Tapi apakah mungkin seorang pensiunan baru mulai bisnis, sedang kondisi fisik dan kesehatannya sudah menurun?. Tidak dapat dipungkiri banyak pula pensiun yang mengaku masih merasa mampu dan berpotensi untuk terus berkarya dan berpenghasilan.

Untuk menepis segala keraguan Anda, berikut beberapa strategi yang perlu dicermati untuk memulai berbisnis di masa pensiun :

  • Mulai bisnis, jauh sebelum masa pensiun itu tiba.

Bisnis harus dirintis jauh sebelum pensiun, pertimbangannya adalah untuk mengubah cara berpikir dari karyawan menjadi seorang pebisnis. Ada dua kemungkinan dalam membangun bisnis, bisa sukses dan juga bisa gagal. Butuh proses yang panjang dan banyak pembelajaran juga pengalaman untuk mencapai keberhasilan. Agar nantinya para pensiun, tidak menggantungkan penghasilan sepenuhnya pada bisnis yang baru dibangun.

  • Manfaatkan potensi diri dan gunakan modal minimal.

Kembangkanlah potensi dalam diri Anda, hubungkan dengan hobby yang bisa dilakukan sehari-hari. Secara psikologis sangat bermanfaat bagi kesehatan jiwa, menambah semangat hidup, selain itu bila berkembang menjadi bisnis yang sukses dan dapat membuka lapangan pekerjaan, akan memberi kepuasan tersendiri bagi hidup Anda. Mulailah bisnis dengan modal minimal, jangan dulu mengharap keuntungan berlimpah pada awal usaha. Ubah gaya hidup yang konsumtif, menjadi lebih termanage.

  • Bekerja sesuai kemampuan.

Memulai bisnis di usia pensiun, bukanlah patokan untuk menjadi milyader atau jutawan. Namun, yang terpenting adalah dapat memanfaatkan dengan baik potensi dalam diri. Jadi, jagalah kesehatan, emosional dan jangan bekerja dan berpikir terlalu berat, karena akan mempengaruhi kesehatan yang telah cenderung menurun di usia pensiun. Pilihlah bisnis yang tepat, karena sangat menentukan jalan hidup Anda. Pilihlah bisnis yang sesuai dengan pengalaman dan skill Anda, nikmatilah bisnis Anda, sehingga Anda dapat berbisnis dengan nyaman dan santai. Tidak merasa terbebani.

  • Manfaatkan jaringan.

Semakin banyak media yang digunakan untuk pemasaran, semakin besar peluang untuk mengenalkan bisnis Anda ke banyak orang. Tujuannya selain untuk pengenalan bisnis juga membangun brand image, sehingga orang mempunyai keinginan untuk membelinya. Misalnya pemasaran yang dimulai dari mulut ke mulut, Anda dapat memberitahu keluarga, tetangga, sahabat, manfaatkan rekan-rekan lama atau relasi Anda dahulu. Upayakan untuk mengkoleksi alamat dan nomor handphone mereka dan rangkum menjadi satu database. Layani customer Anda dengan baik, tanggapi keluhan mereka. Dengan demikian customer merasa dihargai. Upaya tersebut akan memberikan dampak pada kehidupan Anda. Anda merasa dibutuhkan, merasa tidak kehilangan pekerjaan dan merasa bermanfaat bagi orang banyak.

  • Perekrutan karyawan.

Merekrut karyawan sebaiknya dilakukan bila bisnis Anda mulai berkembang, semakin bertambahnya customer dan banyaknya permintaan produk. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan dan tenaga para pensiun yang mulai menurun. Resiko merekrut karyawan adalah kita harus memberikan upah dan kesejahteraan lainnya. Untuk system pemberian upahnya sebaiknya, tidak diberikan upah bulanan, namun disesuaikan oleh target produk yang dapat dihasilkan.

Bisnis Percetakan

Usaha percetakan membutuhkan berbagai proses untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan sehingga mereka akan mencetak ulang. Usaha ini bisa dilakukan pada pagi hari atau malam hari, tergantung pesanan. Jika pesanan semakin besar, maka waktu yang dibutuhkan juga semakin banyak sehingga mesin bekerja 24 jam. Salah satu peralatan yang dibutuhkan adalah mesin cetak.

Mesin yang sering dipergunakan dikenal sebagai mesin Toko yang harga terbarunya Rp 75 juta. Mesin ini mampu mencetak sebanyak 5.000 lembar per jam dengan isian satu folio, tetapi hanya mencetak satu warna (hitam-putih). Anda dapat juga memakai mesin bekas yang harganya Rp 25 juta-Rp 30 juta, tergantung usia mesin.

Umumnya orang yang memulai usaha ini menggunakan mesin bekas, sambil belajar mengenal mesin dan memahami problem permesinan. Apabila usaha sudah semakin besar, maka dapat digunakan mesin yang lebih mahal yang saat ini harganya sekitar Rp 3 miliar. Mesin ini dapat mencetak empat warna dengan kemampuan mencetak 10.000 lembar dengan isian 9 folio.

Harga mesin bekas dengan kemampuan sama sekitar Rp 700 juta untuk mesin buatan tahun 1994. Biasanya pengusaha yang berpengalaman dalam usaha ini tidak membeli mesin terbaru jika order yang diterima besarnya tidak enam kali harga mesin. Uraian penggunaan mesin sudah jelas menyatakan, usaha ini harus dimulai dengan mesin bekas.

Selanjutnya, dibutuhkan mesin potong kertas karena sangat vital sekali untuk membuat rapi hasil cetakan. Harga mesin potong kertas terbaru Rp 17 juta, tetapi pengusaha dapat juga mencari mesin bekas dengan harga minimum Rp 10 juta dengan kemampuan masih dapat diandalkan. Agar mesin potong tidak mubazir, pengusaha dapat menerima pesanan potong kertas dengan pendapatan Rp 500 per kilogram kertas.

Pengusaha juga dapat membeli mesin master, tetapi sebaiknya pekerjaan diberikan kepada pemilik mesin saja. Saat ini satu master seharga Rp 5.000. Jika banyak pekerjaan membuat master, maka mesin ini mutlak diperlukan.

Pengusaha juga memerlukan operator mesin yang sekaligus memelihara mesin. Pengusaha sebaiknya merekrut mereka yang lulus STM jurusan mesin agar pengusaha tidak kerepotan apabila mesin rusak. Gaji operator Rp 1,5 juta-Rp 2,5 juta. Kemudian, dibutuhkan pembuat lay-out menggunakan komputer dengan pendidikan minimum SLTA dengan gaji Rp 750.000 per bulan.

Risiko Usaha

Memulai usaha ini dapat menggunakan gedung minimum 50-100 meter persegi dengan biaya sewa Rp 7,5 juta-Rp 15 juta per tahun. Letak gedung usaha sebaiknya di pinggir jalan agar dapat dilihat berbagai pihak, terkecuali target pasarnya sangat berbeda. Apabila pesanan sudah banyak, maka pengusaha dapat menggunakan ruko dengan sewa Rp 75 juta per tahun.

Pengusaha juga harus mempunyai pegawai rendahan, minimum satu orang, dengan gaji sebesar biaya UMR. Tugas mereka mengantarkan barang dan merapikan hasil cetakan. Biaya listrik dan air tergantung pemakaian. Pengusaha minimum membayar listrik sebesar Rp 500.000 per bulan.

Dalam memproses cetakan, pengusaha membutuhkan tinta cetak, flat, dan buruh yang biayanya sekitar 10 persen dari nilai produksi. Secara kasar perhitungan hasil cetakan, ongkos cetak secara rata-rata Rp 10 per lembar. Jika menambah satu warna, maka tambahan biaya sekitar Rp 10. Sebagai bahan cetakan, minimal adalah kertas HVS 70 gram yang harganya Rp 50-Rp 55 per lembar. Jika memakai HVS 80 gram, maka biayanya Rp 60 per lembar.

Biaya pokok produksi telah diuraikan, selanjutnya harga jual produk cetakan dinilai dengan harga pokok produksi ditambah margin yang diinginkan. Pengusaha percetakan biasanya mengambil margin 25 persen, tetapi bisa lebih kecil apabila pesanan cetakan semakin banyak.

Pemasaran bisnis dapat dimulai dengan mencetak keperluan kantor sehingga dapat melakukan penawaran ke kantor-kantor. Teman terdekat sebagai pelanggan pertama dapat dipergunakan. Namun, banyak juga pengusaha yang mengejar cetakan dari departemen karena sekali mencetak pesanan sangat banyak. Hubungan baik dengan berbagai pihak sangat diperlukan untuk mendapatkan pesanan besar.

Uraian sebelumnya memberi gambaran bahwa apabila ingin memulai usaha ini dapat dilakukan dengan modal Rp 75 juta. Pengusaha harus bekerja keras dalam satu atau dua tahun pertama, terutama untuk mendapatkan pelanggan. Resiko utama bisnis ini adalah tidak adanya pelanggan. Kualitas produk harus diperhatikan pengusaha supaya pelanggan semakin banyak.

Rabu, 06 Oktober 2010

Send "Dream Theater" Ringtones to your Cell


Six Degrees of Inner Turbulence lyrics
Live Metropolis, Pt. 2 lyrics
Images and Words lyrics
Scenes from a Memory lyrics
Once in a Livetime lyrics
Train of Thought lyrics
Awake lyrics
Live at Budokan lyrics
Octavarium lyrics
Live at the Marquee lyrics
Live Scenes From New York lyrics
When Dream and Day Unite lyrics
Falling Into Infinity lyrics
A Change of Seasons lyrics
Black Clouds & Silver Linings lyrics
Octavarium Album lyrics
Cover Songs lyrics
Majesty Demo lyrics

Dream Theater video:


Dream Theater music journal

Dream Theater
Artist from:
United States
Band foundedas:
Majesty
Band's members:
James LaBrie - vocals
John Petrucci - guitars
Mike Portnoy - drums
John Myung - bass
Jordan Rudess - keyboards
Chris Collins - vocals (in past)
Charlie Dominici - vocals (in past)
Kevin Moore - keyboards (in past)
Derek Sherinian - keyboards (in past)
From: http://www.musicbabylon.com

Selasa, 05 Oktober 2010

Bahasa Tunjukkan Cinta

Bahasa Tunjukkan Cinta
Bagaimana kita tahu ada cinta yang sesungguhnya pada suatu pasangan? ternyata jawabannya ada pada bahasa.

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa jika ada pasangan yang berbicara, menulis, maupun ekspresinya sama, mereka benar-benar sedang jatuh cinta.

Sebaliknya, ketika cinta mereka mulai hambar makan bahasa yang sama tadi akan hilang dan mereka mulai kedengaran seperti orang asing.

Ilmuwan di Univeristy Of Texas melakukan riset dengan meneliti puisi-puisi dan surat cinta dari penulis puisi legendaris, Elizabetg Barrett dan Robert Browning dari era Victoria dan serta Ted Hughes dan Sylvia Plath di abad ke 20.

Para ilmuwan itu, seperti dikutip The Telegraph, kemudian menemukan bahwa baik hasil karya maupun surat-surat pribadi kedua pasangan itu menggunakan 'gaya bahasa yang sama' yang kemudian semakin intens seiring semakin dalamnya hubungan mereka.

Dalam kasus Hughes dan Plath, dengan perjalanan cinta pasang surut, hubungan itu secara dramatis memuncak dan kemudian lesu ketika pernikahan mereka hancur.

Penelitian itu menunjukkan bahwa dengan meneliti 'gaya bahasa yang sama' kita bisa mengetahui "nyambung-tidaknya" setiap hubungan, baik bisnis maupun asmara percintaan. Kita juga bisa meramalkan masa depan dari hubungan itu.

"Ketika dua orang memulai sebuah obrolan, dalam beberapa detik saja mereka akan mulai berbicara dengan bahasa yang mirip," kata Proffesor James Pennebaker, seorang psikolog yang terlibat dalam penelitian itu.

"Ini juga terjadi ketika orang membaca buku atau nonton film. Ketika film atau buku itu selesai, orang akan mulai berbicara seperti pengarang atau pemeran utama dalam film itu," Pennebaker menjelaskan.

Pennebaker bersama peneliti lain, Molly Ireland, mengatakan bahwa analisis komputer terhadap sejumlah gaya bahasa adalah cara yang objektif untuk menguji tingkatan dari hubungan seseorang.

Cara kerjanya adalah dengan menghitung bagaimana mereka menggunakan kata ganti, preposisi (kata depan), dan kata-kata dalam berbagai kalimat.

"Karena gaya bahasa keluar secara otomatis ia menjadi jendela untuk mengintip kedekatan hubungan orang," kata Ireland.

Para peneliti menggunakan analisis komputer untuk menghitung nilai gaya bahasa yang cocok untuk setiap puisi dari dua pasangan itu. Pendekatan itu terbukti menjadi sesuatu yang sangat berpengaruh dalam pernikahan.

Studi itu menunjukkan jumlah kecocokan linguistik mencapai puncaknya dalam pertengahan hubungan kedua pasangan itu, 1200 pada pasangan Browning dan 2789 dalam hubungan Hughes dan Plath. Jumlah itu kemudian turun kurang dari setengah pada akhir dari hubungan mereka.

Tak cukup banyak surat-surat untuk bisa menganalisis hubungan Browning dan Barrett, namun hubungan mereka diperkirakan lebih kuat dari pada Hughes dan Plath.

"Gaya kata-kata dalam puisi-puisi pasangan itu lebih mirip selama masa-masa bahagia dan sudah tidak cocok ketika hubungan itu berakhir," Ireland menambahkan.

Hughes dan Plath kurang harmonis bahkan dalam titik tertinggi hubungan pernikahan mereka. Angka dalam hubungan tertinggi mereka masih lebih rendah jika dibandingkan dengan saat-saat paling rendah hubungan Browning dan Barrett.

Browning, yang enam tahun lebih muda dari Barret, pertama kali bertemu ketika wanita pujaan hatinya itu terbaring sakit.

Mereka kemudian kawin lari untuk menghindar dari ayah Barrett yang kaku. Alih-alih menghadapi pernikahan yang berat, mereka ternyata hidup bahagia dan pernikahan mereka bertahan sampai Barret menghembuskan nafas terakhirnya 15 tahun kemudian pada 1861.

Hubungan antara Plath dan Hughes lebih banyak mengalami pasang surut dan berjalan lebih singkat.

Hubungan mereka diwarnai oleh perselingkuhan dan emosi yang rapuh. Plath melakukan bunuh diri pada 1963, enam bulan setelah Hughes meninggalkannya dengan wanita lain.

Para peneliti juga kemudian meneliti hubungan pertemanan antara Sigmund Freud dan Carl Jung, yang saling berkirim surat setiap minggu selama tujuh tahun masa berkembangnya karier mereka.

Dengan menggunakan statistik kecocokan gaya bahasa, bisa melacak hubungan keduanya dari ketika saling mengagumi di awal-awal perkenalan mereka sampai pada hubungan kerja sama menjelang akhir hidup keduanya. Temuan itu dimuat di Journal Of Personality and Social Psychology.

Para peneliti juga menguji teori mereka. Sebanyak 2000 mahasiswa diberi tugas yang ditulis dengan berbagai gaya bahasa.

Jika pertanyaan disampaikan dengan bahaya yang ganjil dan membingungkan, maka para mahasiswa juga akan menjawab dengan cara yang sama.

Akibat Buruk Laptop di Pangkuan

Mereka yang sering menggunakan komputer jinjing atau lap top di atas pangkuan atau paha, sebaiknya menghentikan kebiasaan itu karena bisa merusak kulit.

Sebuah laporan medis menyatakan bahwa menempatkan laptop terlalu dekat dengan kulit dalam waktu yang alam bisa menyebabkan 'toasted skin syndrome'.

Sindrom itu akan berupa bintik-bintik hitam pada kulit yang disebabkan oleh terpaan panas dalam waktu lama.

Dalam satu kasus, perubahan warna berpola bintik-bintik mendera kulit paha kiri seorang anak laki-laki berusia 12 tahun. Bocah itu, dalam beberapa bulan sebelumnya, menghabiskan waktu beberapa jam setiap hari bermain laptop di pangkuannya.

"Ia sadar bahwa panas datang dari bagian kiri laptop, tetapi meski menyadarinya, ia tidak mengubah posisi," tulis Drs. Andreas Arnold dan Peter Itin, dua dokter asal Swiss, dalam laporannya yang dimuat di jurnal 'Pediatrics'.

Kejadian lain menimpa seorang mahasiswi Hukum di Virginia yang juga mengalami perubahan warna kulit dalam pola bintik-bintik pada kakinya.

Dr Kimberley Salkey yang merawat gadis itu tidak bisa menemukan penyebab kelainan itu sampai ia mengetahui bahwa mahasiswi itu menghabiskan enam jam sehari dengan laptop di atas pangkuannya. Suhu laptop kira-kira mencapai 52 derajat Celcius.

Kasus itu adalah satu dari sepuluh kasus terkait laptop yang dibahas dalam jurnal kesehatan sejak 2007.

Akan tetapi kelainan seperti itu juga bisa disebabkan oleh penggunaan papan pemanas ('heating pad') atau sumber panas lain secara berlebihan. Perangkat-perangkat itu sebenarnya tidak berbahaya kecuali bisa membuat kulit semakin gelap.

Sementara menurut para peneliti asal Swiss itu dalam kasus yang sangat jarang, hal itu bisa mengarah pada kanker kulit. Mereka memang tidak menyebut secara khusus hubungan antara kanker kulit dengan penggunaan laptop tetapi menyarankan untuk tidak meletakan laptop di atas pangkuan ketika sedang dinyalakan.

Mengenal Stuxnet Lebih Dekat

Sebuah virus komputer yang dirancang untuk menyerang sistem industri muncul secara luas. Fasilitas nuklir di Iran diduga salah satu target serangan virus tersebut. Hal tersebut mengindikasikan adanya campur tangan suatu negara atau lembaga berdana besar untuk menyusup sistem keamanan nasional negara lain.

Stuxnet disebut-sebut para pakar keamanan sebagai bentuk senjata cyber yang menjadi sarana terorisme di dunia maya. Serangannya tidak hanya mencuri informasi di komputer korban, namun mengambil alih sistem kontrol berbasis mesin.

Sampai saat ini belum diketahui siapa di balik Stuxnet ini. Berikut adalah beberapa informasi mengenai sepak terjang Stuxnet.

Bagaimana Stuxnet Bekerja?

- Virus itu adalah perangkat lunak berbahaya, atau malware, yang umumnya menyerang sistem kontrol industri yang dibuat oleh perusahaan Jerman, Siemens. Para ahli mengatakan virus tersebut dapat digunakan untuk mata-mata atau sabotase.
- Siemens mengatakan malware menyebar melalui perangkat memori USB thumb drive yang terinfeksi, memanfaatkan kerentanan dalam sistem operasi Windows Microsoft Corp.
- Program serangan perangkat lunak Malware melalui Sistem Supervisory Control and Data Acquisition, atau SCADA. Sistem itu digunakan untuk memonitor pembangkit listrik secara otomatis - dari fasilitas makanannya dan kimia untuk pembangkit listrik.
- Analis mengatakan para penyerang akan menyebarkan Stuxnet melalui thumb drive karena banyak sistem SCADA tidak terhubung ke Internet, tetapi memiliki port USB.
- Sekali saja worm menginfeksi sebuah sistem, dengan cepat dan membentuk komunikasi dengan komputer server penyerang sehingga dapat digunakan untuk mencuri data perusahaan atau mengendalikan sistem SCADA, kata Randy Abrams, seorang peneliti dengan ESET, sebuah perusahaan keamanan swasta yang telah mempelajari Stuxnet.

Siapa Penciptanya?

- Siemens, Microsoft dan para ahli keamanan telah mempelajari worm dan belum menentukan siapa yang membuatnya.
- Mikka Hypponen, seorang kepala penelitian pada perusahaan perangkat lunak keamanan F-Secure di Finlandia percaya itu adalah serangan yang disponsori oleh suatu negara. Stuxnet sangat kompleks dan "jelas dilakukan oleh kelompok dengan dukungan teknologi dan keuangan yang serius."
- Ralph Langner, ahli cyber Jerman mengatakan serangan dilakukan oleh pakar yang berkualifikasi tinggi, mungkin negara bangsa. "Ini bukan peretas yang duduk di ruang bawah rumah orang tuanya. Pada website-nya, www.langner.com /en/index.htm, Langner mengatakan penyelidikan akhirnya "fokus" pada penyerang. "Para penyerang harus tahu ini. Kesimpulan saya adalah, mereka tidak peduli, mereka tidak takut masuk penjara."

Di Mana Disebarkan?

Sebuah studi tentang penyebaran Stuxnet oleh teknologi perusahaan AS Symnatec menunjukkan bahwa negara-negara yang terkena dampak utama pada 6 Agustus adalah Iran dengan 62.867 komputer yang terinfeksi, Indonesia dengan 13.336, India dengan 6.552, Amerika Serikat dengan 2913, Australia dengan 2.436, Inggris dengan 1.038, Malaysia dengann 1.013 dan Pakistan dengan 993. Laporan ini terus berubah seiring penyebarannya.

Laporan Pertama

- Perusahaan Belarusia Virusblokada adalah yang pertama mengidentifikasi virus itu pada pertengahan Juni. Direktur Komersial, Gennady Reznikov kepada Reuters perusahaan memiliki dealer di Iran, dan salah satu klien dealer komputernya sudah terinfeksi virus yang ternyata Stuxnet. Reznikov mengatakan Virusblokada sendiri sudah tidak ada hubungannya dengan pembangkit listrik tenaga nuklir di Bushehr.
- Menurut juru bicara Siemens, Michael Krampe, Siemens telah mengidentifikasi 15 pelanggan yang menemukan Stuxnet pada sistem mereka, dan "masing-masing mampu mendeteksi dan menghapus virus tanpa membahayakan operasi mereka."